Syarat dan Cara Mengurus SIKM DKI Jakarta

Syarat dan Cara Mengurus SIKM DKI Jakarta

Syarat dan Cara Mengurus SIKM DKI Jakarta – Pemerintah DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan Surat Izin Keluar-Masuk (SIKM) sebagai syarat untuk bisa keluar-masuk daerah DKI Jakarta. Pak Gubernur Anies Baswedan menegaskan, masyarakat yang tidak mengantongi dokumen SIKM dilarang masuk wilayah DKI Jakarta.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Gubernur Nomor 47 Tahun 2020 tentang Pembatasan Berpergian Keluar dan/atau Masuk Provinsi DKI Jakarta. Kebijakan ini dilakukan sebagai upaya menekan penyebarna COVID-19 juga selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Apa Itu SIKM?

Menurut informasi yang tertera di https://corona.jakarta.go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta , SIKM adalah pelayanan administrasi yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kepada warga yang karena tugas dan pekerjaannya (di bidang yang dizinkan untuk beroperasi selama masa Pandemi COVID-19) harus melakukan perjalanan dinas keluar dan/atau masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta atau Jabodetabek selama masa pandemi COVID-19.

check point psbb, sikm dki jakarta
Foto: gempita.co

Pelayanan perizinan ini juga diberikan untuk warga yang perlu bepergian masuk/keluar DKI Jakarta karena kondisi darurat, antara lain seperti sakit atau keluarga meninggal. Perjalanan orang berpergian berdomisili Jabodetabek di dalam wilayah Jabodetabek tidak memerlukan perizinan ini

 

Perlu diketahui, perjalanan orang yang akan bepergian selama COVID-19 khusus di wilayah DKI Jakarta ini dikelompokan dalam dua macam yaitu:

  1. Perjalanan berulang (aktivitas rutin selama masa PSBB); dan
  2. Perjalanan sekali (situasional karena keadaan tertentu).

Pengawasan dan penindakan terhadap pelanggaran pembatasan kegiatan berpergian keluar dan/atau masuk wilayah Provinsi DKI Jakarta atau Jabodetabek selama masa pandemi COVID-19 senantiasa dilakukan oleh Aparatur Pemerintah sesuai dengan kewenangannya berdasarkan peraturan perundangan yang berlaku.

Sektor yang diizinkan boperasi selama PSBB

Saat pemberlakukan PSBB, berikut ini adalah sektor usaha yang diizinkan bepergian dan beroperasi oleh DKI Jakarta.

  1. Kesehatan
  2. Bahan Pangan/Makanan/Minuman
  3. Energi
  4. Komunikasi dan Teknologi Informatika
  5. Keuangan
  6. Logistik
  7. Perhotelan
  8. Kontruksi
  9. Industri Strategis
  10. Pelayanan Dasar, Utilitas Publik, dan Industri yang ditetapkan sebagai Objek Vital Nasional serta Objek Tertentu
  11. Pemenuhan Kebutuhan Sehari-hari

Jenis SIKM

  1. Warga domisili DKI Jakarta tujuan luar Jabodetabek:

– Surat Izin Keluar Perjalanan Sekali

– Surat Izin Keluar Perjalanan Berulang

Dengan catatan: Warga domisili DKI Jakarta tujuan ke wilayah Bodetabek (Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi) tidak memerlukan SIKM DKI Jakarta.

  1. Warga domisili non-Jabodetabek tujuan DKI Jakarta:

– Surat Izin Masuk DKI Jakarta Perjalanan Sekali

– Surat Izin Masuk DKI Jakarta Perjalanan Berulang

Dengan catatan: Warga domisili wilayah Bodetabek tidak memerlukan SIKM DKI Jakarta.

 

Persyaratan yang Dibutuhkan untuk Mendapatkan SIKM

Bagi masyarakat membutuhkan SIKM, persyaratannya dapat dilihat melalui web corona.jakarta.go.id. Beriku ini saya coba tampilkan persyaratan-persyarat tersebut yang terbagi ke dalam dua jenis, berdomisili Jakarta dan berdomisili non-Jabodetabek.

persyaratan SIKM DKI Jakarta
Persyaratan SIKM DKI Jakarta. Sumber: corona.jakarta.go.id

Domisili Jakarta

  1. Siapkan surat pengantar dari Ketua RT yang diketahui Ketua RW tempat tinggalnya
  2. Surat pernyataan sehat bermeterai
  3. Surat keterangan:
  4. perjalanan dinas keluar Jabodetabek (untuk perjalanan sekali);
  5. surat keterangan bekerja bagi pekerja yang tempat kerjanya berada di luar Jabodetabek (syarat ini untuk perjalanan berulang); atau
  6. surat keterangan bahwa yang bersangkutan memiliki usaha di luar Jabodetabek yang diketahui oleh pejabat berwenang (untuk perjalanan berulang)
  7. Pas foto berwarna
  8. Pindaian KTP

Domilisi Non-Jabodetabek

  1. Surat keterangan dari kelurahan/desa asal
  2. Surat pernyataan sehat bermeterai
  3. Surat Keterangan Bekerja di DKI Jakarta dari tempat kerja (ini untuk perjalanan berulang)
  4. Surat Tugas/Undangan dari instansi/perusahaan tempat bekerja di Jakarta
  5. Surat jaminan yang bermaterai dari keluarga atau tempat kerja yang berada di Provinsi DKI Jakarta dan diketahui oleh Ketua RT setempat (untuk perjalanan sekali)
  6. Surat keterangan domisili tempat tinggal yang diperoleh dari kelurahan di Jakarta untuk pemohon dengan alasan darurat
  7. Pas foto berwarna
  8. Pindaian KTP

Kabar baiknya, SIKM DKI Jakarta ini bisa diurus permohonannya secara daring. Cara-caranya yaitu sebagai berikut:

Pertama, buka situs corona.jakarta.go.id/izin-keluar-masuk-jakarta. Klik tombol “Urus SIKM” (Anda akan diarahkan ke laman JakEvo), lalu persiapkan berkas persyaratannya. Selanjutnya isi formulir permohonan, cek secara berkala pengajuan perizinan, jika sudah selesai bisa cetak dokumennya.

Sumber: https://corona.jakarta.go.id/id/izin-keluar-masuk-jakarta

Tulisan ini dibuat dengan tujuan untuk membantu menyebarkan/menyosialisasikan informasi perihal SIKM DKI Jakarta. Semoga bermanfaat, sekian.

Adi Permana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *