Tips Mencari Lowongan Kerja di LinkedIn

Tips Mencari Lowongan Kerja di LinkedIn

Ini adalah tips mencari lowongan kerja di LinkedIn

Mencari kerja di zaman sekarang memang tidak mudah. Saingannya semakin banyak dan berat. Dulu, lulusan sarjana (S1) terbilang masih jarang. Tetapi sekarang, setiap tahun ratusan ribu sarjana lulus dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Jika kita tidak memiliki kompetensi khusus, akan semakin sulit lagi untuk bersaing.

Jika melihat data dari Badan Pusat Statistik (BPS) nasional, jumlah pengangguran di Indonesia semakin bertambah menjadi 6,88 juta orang pada Februari 2020. Banyak juga ya. Angka ini bahkan naik 60.000 orang jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu.

Di satu sisi, tentu masalah pengangguran ini menjadi sebuah ironi. Artinya, antara jumlah tenaga kerja dengan ketersediaan lapangan kerja sangatlah tidak seimbang. Sehingga dalam kondisi sekarang, jika kita sulit mencari lapangan kerja, tak ada salahnya untuk menciptakan lapangan kerja baru. Contohnya kita bisa menjadi entrepreneur, buka bisnis, buka usaha, dll. Sudah banyak contohnya yang sudah sukses.

Namun bagi kalian yang tetap ingin berusaha mencari pekerjaan, masih ingin bersaing dengan ratusan ribu pelamar kerja lain, berikut ini saya mencoba berbagi tips mencari lowongan kerja di LinkedIn.

Tips Mencari Lowongan Kerja di LinkedIn

Siapa di sini yang sudah punya akun LinkedIn? Sudah berapa banyak koneksi yang kalian buat? Juga sudah pernah ada tawaran pekerjaan belum dari LinkedIn? Jika belum, tetaplah bersabar. Rezeki itu sudah ada yang mengatur, tak akan tertukar. Mungkin kalian belum memaksimalkan fitur-fitur yang ada di LinkedIn. Makanya pada postingan ini, saya mau berbagi tipsnya di sini.

mencari lowongan kerja di linked adipermana
Foto: Freepik.com

Lantas apa itu LinkedIn?

LinkedIn sendiri merupakan jaringan profesional terbesar di dunia di internet. Lewat LinkedIn kalian bisa menemukan pekerjaan dan kesempatan magang, bisa juga terhubung dan memperkuat hubungan profesional, sekaligus mempelajari serta meng-upgrade keahlian yang dibutuhkan agar karier kalian meningkat.

Melalui LinkedIn kita bisa membagikan latar belakang keahlian profesional kita kepada orang lain. Misalnya kita bisa menuliskan pengalaman kerja, riwayat pendidikan formal dan nonformal, keterampilan kita, dan rekomendasi lainnya. Kalian juga dapat menggunakan LinkedIn untuk unggah foto, video, memposting sesuai seperti halnya media sosial pada umumnya. Intinya seperti CV digital yang bisa di-update setiap saat.

“LinkedIn adalah platform yang digunakan untuk mencari koneksi atau jaringan profesional seputar karier. Kebanyakan orang aktif atau memiliki akun LinkedIn adalah orientasinya pada karier,” tulis informasi profil pada LinkedIn seperti yang saya kutip di sini.

Seberapa pentingkah memiliki LinkedIn?

Menurut saya, bagi kalian yang sedang mencari kerja, sangat penting memiliki akun LinkedIn. Karena prinsipnya, kita harus memanfaatkan segala peluang informasi lowongan kerja atau karier. Nah LinkedIn ini adalah salah satunya. Jika boleh dibilang, LinkedIn ini media/platform yang memang dibuat khusus untuk para pencari kerja, juga perusahaan yang mencari pelamar kerja. Maka dari itu penting untuk memiliki akun LinkedIn.

Tips mencari kerja di LinkedIn
Foto: Freepik.com

Bagaimana Cara Memaksimalkan LinkedIn untuk Mencari Pekerjaan?

Perlu diketahui, dalam LinkedIn, ada banyak fitur yang dapat digunakan untuk mencari pekerjaan dari perusahaan-perusahaan ternama atau yang menjadi target kita. Tinggal memasukan kata kunci di pencarian, kita sebetulnya dapat langsung melihat sederet lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan.

Jadi linkedIn itu lebih praktis, tidak perlu print kertas atau kirim surat via pos segala karena seluruh informasi tentang curriculum vitae (CV) kalian sudah tersedia lengkap di akun LinkedIn. Namun sebelum melamar, coba perhatikan hal berikut ini untuk meningkatkan peluang karier kita saat mencari lowongan kerja di LinkedIn.

Tips Mencari Lowongan Kerja di LinkedIn

1. Membangun Personal Profil yang Lengkap

Ada beberapa tahapan yang mesti Anda lakukan untuk membangun personal profil yang lengkap di LinkedIn.

  • Update profil selengkap-lengkapnya

Tulisakan ringkasan/summary kalian secara singkat, jelas, dan menarik. Informasi pada ringkasan ini akan membantu para perekrut (recruiter) melihat biografi kalian secara lengkap. Tips dalam menuliskan ringkasan profil adalah hal-hal yang “menjual” dari kita, misalnya pengalaman karier, personality, keahlian, softskill, dan lainnya.

contoh ringkasan profil di linkedIn-adipermana
Contoh ringkasan profil saya di LinkedIn.
  • Tuliskan pengalaman kerja

Saat menuliskan pengalaman kerja, jelaskan pula detail-detail pekerjaan kalian baik di perusahaan sebelumnya, maupun di perusahaan kalian bekerja sekarang. Jika kalian pernah bekerja di perusahaan yang namanya kurang populer, bisa tuliskan profil perusahaan juga agar recruiter tidak usah browsing lagi. Namun jika kalian seorang fresh graduate, bisa menuliskan pengalaman magang atau pekerjaan freelance.

 

 

job description di LinkedIn
Contoh penulisan job description di LinkedIn.

 

contoh penulisan job description di LinkedIn
Contoh job description saya di LinkedIn.
  • Latar belakang pendidikan

Latar belakang pendidikan tentu saja sangat perlu untuk dicantumkan. Tidak hanya pendidikan formal, pendidikan nonformal pun bisa kita tuliskan di sini. Jangan lupa, sebutkan jurusan atau program studi kalian ya jangan hanya nama perguruan tingginya saja.

  • Skill dan keahlian

Skill dan keahlian adalah aspek penting lainnya yang dapat menarik perhatian seorang perekrut menerima lamaran kerja. Cara mengetahuinya, ya tinggal tanyakan kepada diri kalian sendiri, kita unggul di bidang apa? Pada kolom ini, kalian juga dapat meminta rekomendasi dari rekan kalian yang memiliki akun LinkedIn agar semakin menguatkan para perekrut menerima lamaran kerja kita.

contoh skill dan keahlian di LikedIn
Contoh skill dan keahlian pada LinkedIn. Ini pun saya masih butuh rekomendasi dari teman-teman lain hehe.
  • Tulis juga beberapa pencapaian, prestasi, atau proyek yang pernah dilakukan

Jika belum punya, dikosongkan saja. Jangan sampai mengada-ngada atau berbohong, nanti apabila kita diminta bukti akan menjadi masalah besar.

contoh format pencaipain di LinkedIn Adipermana
Contoh format pencapain yang saya tulis di LinkedIn.

 

2. Follow Para Recruiter

Tips selanjutnya untuk mencari lowongan kerja di LinkedIn adalah menjalin koneksi dengan para recruiter atau perekrut. Sebagai informasi, di LinkedIn banyak sekali akun-akun yang berprofesi sebagai recruiter.

Cara menjalin koneksi tersebut sangatlah mudah, kalian tinggal masuk ke kolom pencarian, lalu masukan kata kunci “recruiter” atau “recruitment”. Lalu akan muncul deh akun-akun tersebut. Selanjutnya kalian tinggal follow sebanyak mungkin.

mencari kerja di linkedIn-adipermana
Contoh beberapa recruiter yang saya follow di LinkedIn. Kalian juga bisa pilih sesuka hati topik pekerjaan apa saja yang ingin dicari.

Jika sudah di-follow, tinggal menunggu dikonfirmasi. Kalau sudah banyak yang menerima permintaan connection, kalian bisa mengecek di beranda kalian masing-masing. Nanti bakal banyak sekali informasi lowongan kerja dari para perekrut. Terkadang mereka juga banyak menulis postingan tentang cara meningkatkan karier.

tips mencari kerja di LinkedIn
Salah satu contoh lowongan kerja yang ditawarkan perekrut di LinkedIn. Mohon maaf saya tidak tampilkan profilnya ya.

Selanjutnya, jika sudah banyak terhubung dengan para perekrut, kalian tinggal rajin-rajin saja mengecek beranda ya untuk mengetahui update terbaru lowongan pekerjaan dari para perekrut.

3. Gunakan Bahasa Inggris

Penggunaan Bahasa Inggris sangat penting di profil LinkedIn kita. Sebab, saat ini kemampuan Bahasa Inggris seringkali menjadi syarat dan kualifikasi seorang pelamar untuk diterima kerja.

4. Informasi Pencarian Peluang Karier

Jika kalian sudah melamar pekerjaan di LinkedIn, perekrut akan melihat profil kita suatu saat nanti (kecuali memang kita diminta mengirimkan CV). Nah untuk mengetahui bahwa kita sedang mencari pekerjaan atau peluang karier baru, kalian bisa menuliskan informasinya di profil (setelah nama) atau dengan menyalakan informasi peluang karier (biasanya akan muncul rekomendasi ke e-mail kita).

Contoh sebagai berikut ini:

tips mencari kerja di LinkedIn-adipermana
Perhatikan kotak dan garis merah pada gambar. Ini adalah contoh agar para perekrut notice bahwa kita sedang membuka peluang karier.

Kalian juga bisa membuat postingan, semacam pemberitahuan kepada perekrut bahwa kalian sedang mencari peluang karier. Semoga dengan cara ini ada yang melirik dan melihat profil LinkedIn kalian.

5. Pelajari Informasi dari Recruiter

Terkadang, seorang perekrut tidak hanya memposting informasi lowongan kerja. Mereka juga banyak membagikan tips dan ilmu-ilmu penting soal pekerjaan dan karier, misalnya bedah CV yang baik, tips wawancara kerja, dll. Pastinya, semua informasi tersebut penting bagi kita untuk meningkatkan peluang diterima kerja di perusahaan.

Selamat mencoba, semoga artikel ini bermanfaat, dan semoga kalian dapat diterima kerja di tempat yang diinginkan ya. Aamiin.

 

Baca juga tulisan saya lainnya:

 

Adi Permana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *