Jurnal #26 Menjadi Viral karena Tik Tok

Jurnal #26 Menjadi Viral karena Tik Tok

Pernah mendengar nama Prabowo Mondardo? Bukan, ini bukan Prabowo yang suka muncul di berita-berita politik. Ini adalah Prabowo yang akrab disebut Bowo Alphenliebe.

Dia adalah bocah biasa yang tiba-tiba terkenal karena sering main Tik Tok. Vidionya banyak di Youtube, silakan cari saja sendiri.

Di Twitter, dia kini kembali naik daun. Bukan karena kembali meramaikan dunia per Tik Tok-an, melainkan komentarnya tentang orang-orang yang dulu pernah meledeknya, mem-bully alay dan lebay, namun akhirnya ketularan main Tik Tok juga.

Seperti makan ludah sendiri, gimana rasanya?

Saat Bowo diwawancara salah satu stasiun televisi swasta, kutipannya kira-kira begini:

“Kalau dilihat-lihat sih ngakak. Dulu aku dibully, sekarang dia mendownload main Tik Tok ya kan. Aku sudah kering, dia baru nyebur. Ketawa aja sih melihatnya.”

 

Bowo saat diwawancara. (Foto: Dok. Insert TransTV(

Mengapa Bisa Tenar?

Melihat kemunculan Tik Tok yang viral akhir-akhir ini, membuat saya tertarik untuk sedikit mengulasnya.

Booming Tik Tok sebetulnya tidak bisa berdiri sendiri. Ia terintegrasi dengan media sosial lain macam Twitter, Instagram, dan Facebook. Banyak vidio-vidio Tik Tok viral sebetulnya “dibantu” publikasinya dan menjadi viral di media sosial tetangganya.

Ini strategi yang baik untuk marketing karena Tik Tok tak harus susah-susah promosi. Kalian mungkin sering lihat, tiba-tiba ada vidio jenaka—kebanyakan joged atau cover lagu—yang viral di Twitter atau Instagram?

Kini, selain Bowo, banyak artis-artis papan atas pun sudah mulai bermain Tik Tok. Pasar user Tik Tok sudah jelas yaitu menyasar generasi milenial.

Viral karena Tik Tok

Tapi tidak semua vidio Tik Tok itu diviralkan oleh media sosial tengga. Justru beberapa kali Tik Tok-lah yang mem-viral-kan artis, dan lagu. Misalnya lagu Entah Apa yang Merasukimu yang dicover oleh DJ Gagak.

Jika dicermati, lagu karya grup musik Llir 7 itu versi aslinya malah jarang yang tahu. Justru, orang-orang lebih populer dengan versi yang viral di Tik Tok.

Seingat saya, Tik Tok sudah sangat sering sekali membuat viral. Di Indonesia biasanya yang viral-viral adalah vidio dengan backsound lagunya Manji – Siapa Benar Siapa Salah. Bahkan jika tak salah, Tik Tok pun sering membuat viral lewat aksi koregrafi tarian, dubbing, cover lagu, dll.

Sekilas tentang Tiktok

Dikutip dari Wikipedia, Tik Tok juga dikenal sebagai Douyin, adalah sebuah jaringan sosial dan platform video musik asal Tiongkok yang diluncurkan pada September 2016 oleh Zhang Yiming, pendiri Toutiao. Aplikasi tersebut membolehkan para pemakai untuk membuat video musik pendek mereka sendiri.

Dari penjelasan di atas, Tik Tok memiliki basic konten adalah vidio musik. Saya punya prediksi sejak awal kemunculannya, Tik Tok bakal menjadi kekuatan media sosial baru, selain Instagram, Twitter, dan the lord Facebook tentunya.

Mengapa bisa demikian, karena saya melihat indikatornya karena sering mem-viral-kan konten yang dibuat user. Dengan begitu, orang pun akan cepat penasaran dengan aplikasi tersebut.

Tapi bakal menarik sih, sampai kapan Tik Tok bisa bertahan menjadi kekuatan baru media sosial? Kita lihat saja kejutan apa yang akan dilakukan oleh para netizen.

Tertarik untuk membuat Tik Tok? #Tetew

Salam Liteasi | Jurnal #26

 

Adi Permana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *