Karmapack Mengabdi Bantu Bagikan Masker dan Hand Sanitizer di Cianjur Kidul

Karmapack Mengabdi Bantu Bagikan Masker dan Hand Sanitizer di Cianjur Kidul

Blog Adi Permana – Sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat di tengah Pandemi COVID-19, Keluarga Mahasiswa dan Pelajar Cianjur Kidul atau disingkat dengan Karmapack, membagikan masker dan hand sanitizer gratis kepada beberapa masyarakat di Kadupandak, Kabupaten Cianjur.

Apresiasi tentu saja patut diberikan kepada organisasi daerah dari mahasiswa Cianjur Kidul tersebut. Karena bantuan sekecil apapun bagi masyarakat akan sangat berarti. Setidaknya Karmapack tidak hanya berdiam saja melihat kondisi seperti sekarang, dan mau turun tangan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kepedulian masyarakat tentang bahawa COVID-19 ini.

Karmapack Mahasiswa Cianjur Kidul
Anggota Karmapack saat memberikan masker dan hand sanitizer kepada masyarakat di Kadupandak. (Foto: Dok. Karmapack)

Menurut informasi dari anggota Karmapack, kegiatan ini terselenggara atas bantuan dari beberapa donatur. Semoga para donatur yang telah menyisihkan sebagian hartanya bisa bermanfaat dan membawa berkah serta jadi amal baik. Semoga kegiatan ini pun bisa men-trigger orang-orang untuk melakukan kebaikan yang sama. Kita percaya, masing-masing orang punya kapasitasnya sendiri, karena saya tidak bisa ikut membantu terjun langsung, dengan segala kerendahan hati saya bantu support dengan tulisan ini.

Karmapack Mahasiswa Cianjur Kidul
Anggota Karmapack bersama anggota Polri dan TNI. (Foto: Dok. Karmapack)

Meskipun di Kampung, Harus Tetap Waspada!

Seperti kata Presiden Jokowi, pandemi ini merupakan ujian bagi bangsa ini dalam gotong royong, saling tolong menolong dan membantu sesama. Sebab mungkin di daerah-daerah, masyarakat seringkali kurang peduli (aware) terhadap pentingnya memakai masker, physical distancing, jaga jarak, mencuci tangan, dan tidak berkerumun.

Pada tulisan ini pun, saya ingin mengajak untuk tetap waspada terhadap penyebaran COVID-19 ini. Ikuti dan taatilah anjuran pemerintah agar negara kita bisa segera pulih seperti sediakala.

Memang jika bicara secara logika, virus corona ini tidak mungkin muncul tiba-tiba di daerah perkampungan. Makanya mayoritas masyarakat di sana masih berkegiatan seperti biasa, kecuali sekolah yang mengikuti intruksi dari pemerindah daerah. Tapi jangan salah, gara-gara menyepelekan itulah yang bisa menimbulkan bahaya dan kecolongan. COVID-19 ini tidak bisa dianggap enteng, meskipun tingkat kematiannya rendah, tapi penyebarannya yang jadi masalah. Makanya, jika satu orang positif dan telat diketahui atau ditangani, bisa menyebar kemana-mana.

Makanya kita harus sama-sama bersiap dan waspada, terutama kepada orang “asing” yang baru datang dari kota. Karea kalau di kampung, ‘kan sangat mudah ya mendeteksi kehadiran orang baru, sebab masyarakatnya masih mudah terpantau. Dan bagi yang mudik pun, mohon untuk melapor, sebab kita tidak tahu Anda membawa virus atau tidak, karena yang jadi masalah besar adalah orang yang positif tapi tanpa gejala sakit, meskipun begitu dia tetap bisa menyebarkan virus.

 

Adi Permana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *