Tulisan ke-100, Google Adsense, dan Makna Kerja Keras

Tulisan ke-100, Google Adsense, dan Makna Kerja Keras

Ini adalah tulisan saya yang ke-100 di blog ini. Bagi saya, ini momen yang penting untuk diabadikan menjadi sebuah tulisan dan disampaikan kepada pembaca sekalian.

Pada tulisan ini pun, saya ingin berbagi sesuatu yang penting. Alhamdulillah, blog ini telah resmi diterima oleh Google Adsense. Sebuah semangat baru untuk lebih produktif dalam menghasilkan tulisan-tulisan yang informatif, menarik, penting, dan memberikan wawasan kepada pembaca.

Selain itu, saya juga ingin mengajak kepada para pembaca untuk merenungi makna kerja keras. Sebab itulah yang saya alami saat ini. Saat membangun blog ini dari awal sehingga sekarang, yang namanya usaha memang tidak akan mengkhianati hasil. Konsisten adalah kata kuncinya, ditambah semangat untuk mau belajar hal baru.

**

Sebuah surat elektronik (e-mail) muncul dalam pemberitahuan di telepon pintar saya, Rabu (22/7/2020) sore. Jika biasanya saya mendapat surel tentang laporan berita, kini pemberitahuannya sedikit membuat penasaran. Begitu membukanya, saya langsung senyum-senyum sumringah sendiri.

“Selamat! Situs Anda sekarang sudah siap menayangkan iklan Google Adsense!”

Selesai membaca “surat cinta” itu, sesegera mungkin saya tangkap layar, lalu disimpan baik di telepon seluler maupun di laptop. Saya pun sempat membagikannya via status WhatsApp. Respons kawan-kawan pun beragam: ada yang memberi selamat, menyemangati, meminta berbagi tips dan triknya, dan juga meminta traktiran hehe.

Ini dia isi surelnya, saya bagikan juga di blog ini.

google adsense blog adi permana
Tangkapan layar surel dari Google Adsense. (Foto: Adi Permana)

Perasaan senang dan bangga begitu meledak ketika itu. Sebab, ini adalah impian sekaligus target yang diimpikan oleh sebagian besar blogger: lolos Google Adsense.

Setali tiga uang, kebetulan juga ini momen yang spesial karena saya ingin menulis pencapaian blog ini di tulisan ke-100. Eh, ternyata dapat pemberitahuan diterima Google Adsense, ya senang sekalilah. Bak gayung bersambut, di hari spesial hadir kado penting yang akan menjadi batu loncatan baru dalam kegiatan ngeblog ke depannya.

Apa itu Google Adsense?

Barangkali ada belum tahu, sekalian saya coba jelaskan singkat saja di sini. Google Adsense adalah layanan iklan yang disediakan oleh Google. Google Adsense ada banyak jenisnya. Secara umum yang sering diketahui orang itu ada dua: di situs web dan di Youtube.

Jika situs web didaftarkan ke Google Adsense maka iklan-iklan dari Google akan muncul di sana. Begitupun dengan Youtube. Pernah kan kalian melihat iklan manakala menonton video di Youtube? Atau saat membaca artikel? Itulah iklan Google Adsense.

Tentu saja, jika situs web dan Youtube sudah memiliki iklan google, akan memberikan penghasilan kepada pemilik situs atau akun Youtube.

Maka di era sekarang, kita mengenal dua pekerjaan baru yang tak pernah ada sebelumnya: blogger dan youtuber. Keduanya mendapat penghasilan dari internet, dalam hal ini Google maupun dari bentuk kerja sama lainnya.

Apa Saja Pencapaian Blog Ini Per 100 Tulisan?

Seperti yang sudah saya paparkan di awal, tulisan ke-100 ini akan berisi tentang apa yang sudah saya lakukan selama ini dan juga capaian-capaiannya. Punten, tak ada maksud sama sekali untuk sombong, anggap saja ini sebagai transparansi dalam bentuk laporan kerja kepada pembaca sekalian hehe.

  1. Diterima Google Adsense

Bisa diterima Google Adsense tentu pencapaian tersendiri bagi saya. Sebab banyak blogger yang masih belum beruntung untuk bisa sampai ke tahap ini.

Yang menjadi menarik adalah, konten yang saya tuangkan di blog ini semuanya adalah tulisan orisinil. Saya betul-betul memakai jalur “resmi” untuk bisa diterima Google Adsense.

google adsense blog adi permana
Kini, blog saya sudah ada tampilan iklan. Mohon maaf ya kepada para pembaca, kalau muncul beberapa pariwara tatkala berkunjung ke blog saya ini. (Foto: Adi Permana)

Mengapa demikian? Sebab Google sekarang melakukan verifikasi situs web tidak hanya menggunakan robot, tetapi juga betul-betul dipantau oleh manusia secara langsung. Oleh karena itu, tulisan yang disajikan harus bisa dibaca oleh manusia, juga terindeks oleh robot/mesin pencari Google.

  1. Fokus Tulisan

Dalam dunia blogging, ada yang disebut sebagai “niche”. Niche berarti identitas blog, karakter blog, bidang yang menjadi fokus tulisan.

DA PA blog adi permana
Domain Authority dan Page Authority blog ini per Jumat (24/7). Semoga ke depannya semakin meningkat dan tinggi ya. Semakin tinggi DA dan PA, maka akan semakin mudah muncul di halaman utama Google.

Blog adipermana.com mengambil fokus konten pada tulisan-tulisan jurnalistik, bahasa, dan komunikasi. Maka dari itu, saya membuat #SeriKuliahJurnalistik yang membahas tentang belajar menulis berita dan memahami seluk-beluk tentang kejurnalistikan lainnya.

Kemudian ada juga #BahasBahasa yang mengajak kepada penulis dan pembaca untuk belajar berbahasa Indonesia yang baik dan benar lagi.

Di sisi lain, saya juga menulis catatan harian dalam #SebuahJurnal, beserta hal-hal ringan lain seperti tips dan trik, blogging, obituari, kolom (untuk tulisan serius dan berat), dan sastra.

Selain sebagai wadah untuk menulis dan menuangkan ide, pada blog ini pun saya isi sebagai etalase karya-karya saya dan pencapaian yang telah diraih. Maka dari itu, saya pun membuat menu Portfolio.

Jika penasaran, boleh dicek konten-kontennya ya di menu-menu tersebut.

  1. Lalu Lintas Pembaca

Ini adalah statistik pembaca blog saya per hari ini, Jumat (24/7/2020). Sedikit kaget ternyata banyak tulisan saya masuk halaman pertama mesin pencarian Google.

Statistik pembaca blog adi permana
Statistik pembaca blog per Jumat (24/7). (Foto: Adi Permana)

Syukur alhamdulillah, perlahan namun pasti, fokus konten tentang komunikasi, jurnalistik, dan bahasa ternyata mulai banyak dicari orang. Melihat karakteristik pembaca seperti ini, tampaknya materi-materi tulisan di blog saya banyak dijadikan referensi anak kuliahan/pelajar.

Statistik pembaca blog adi permana
Artikel yang masuk halaman satu mesin pencarian Google. (Foto: Adi Permana)

Senang sekali tentunya. Hal seperti ini bisa menambah semangat saya dalam menulis dan menyebarkan pengetahuan. Ya, maklum baru bisa berbagi melalui cara ini (nulis). Hatur nuhun kepada warganet yang sudah membaca tulisan-tulisan saya.

  1. Halaman Utama Pencarian Google

Saya selalu menganggap, munculnya pandemi global COVID-19 ini telah membawa berkah di sisi lain. Sebab, selama bekerja dari rumah, saya tetap produktif mengisi hari-hari dengan belajar hal baru. Termasuk semakin mendalami bagaimana menulis dengan teknik Search Engine Optimization (SEO) secara otodidak.

Karena belajar tentang artikel yang SEO ini, beberapa tulisan saya masuk halaman utama mesin pencari Google. Ternyata saya mampu bersaing dengan blogger-blogger lama yang berpengalaman. Kunci suksesnya apa? Mau belajar dan berusaha. Setelah dipelajari, ternyata cukup menarik belajar SEO dan turunannya. Saya pun jadi tahu pentingnya kata kunci, karakter tulisan blog, karakter pembaca, apa yang mereka cari, trik dan tips membuat artikel kreatif, dll. Ilmu yang mahal dan sangat berguna untuk karier kita ke depannya.

Berikut adalah beberapa foto dokumentasi beberapa tulisan saya yang masuk halaman utama Google.

Artikel kapan waktu terbaik untuk berenang
Artikel ini bahkan muncul ikhtisar di mesin pencari Google.
Artikel perbedaan news dan views yang masuk di urutan pertama mesin pencari Google.

 

  1. Menulis untuk Manusia dan Mesin Pencari

Tatkala menulis di blog, pikiran saya seolah terbagi menjadi dua: antara menulis untuk manusia, dan menulis untuk mesin pencari.

Banyak teman bertanya, “Bagaimana caranya agar kita bisa menikmati menulis, tetapi juga banyak dibaca oleh orang?” Memang agak sedikit rumit, tetapi bisa dipelajari.

teras berita pengertian
Artikel ini sering dibaca dan dijadikan referensi baik di kalangan mahasiswa/pelajar.

Jika ada yang bertanya kepada saya, “Saya ingin belajar menulis, tetapi susah mengawalinya, dan bingung harus menulis apa?”.

Saya sering menjawab, “Kebingunganmu itu adalah tulisan tersendiri. Ceritakan saja lewat tulisan, bahwa kamu sedang ingin belajar menulis dan susah mengawali, setelah itu lanjutkan dengan alasan-alasan yang menyertainya. Jadi deh sebuah tulisan.”

Jadi pada intinya, jika ingin menulis, ya menulislah dari hal yang kalian senangi. Setelah mulai asyik, baru beranjak ke level selanjutnya: menulis untuk dibaca orang, didiskusikan, dan dijadikan referensi. Saat itulah mulai tanamkan kata kunci, sedikit demi sedikit mulai terapkan prinsip SEO pada tulisan kalian.

Itulah yang saya lakukan.

Tahu tidak? Tulisan ini pun tidak saya konsep, lho. Pokoknya tulis saja, biarkan mengalir, toh nanti ‘kan bakal diedit dan dibaca ulang sebelum diunggah.

Makna Kerja Keras

Kerja keras ini sering sekali ya kita dengar di acara-acara motivasi. Bahkan oleh teman kita sendiri yang mencoba untuk memberikan motivasi kepada kita. Namun sulit untuk dijalankan.

Kerja keras itu sesuatu yang dilakukan berulang-ulang. Kerja keras adalah pekerjaan yang dilakukan secara konsisten. Itulah makna kerja keras yang saya peroleh selama ini.

Misalnya, jika Anda seorang pelari, kerja kerasnya adalah latihan dengan konsisten. Pasang target. Insyaallah bakal jadi atlet yang berprestasi.

Jika Anda seseorang yang ingin mengambil jalur hidup sebagai akademisi, maka kerja kerasnya adalah belajar dengan konsisten. Pasang target fokus keilmuan apa yang ingin diraih. Maka Insyallah kelak Anda akan menjadi profesor/guru besar.

Jika Anda ingin menjadi blogger yang terkenal, maka kerja kerasnya adalah menulis secara konsisten. Pasang target bahwa artikel Anda harus menerapkan SEO, kata kunci, dan informasinya yang dibutuhkan banyak orang. Insyaallah blog Anda akan diterima Google Adsense dan bakal jadi referensi banyak orang.

Salah satu artikel di blog ini yang masuk halaman utama mesin pencari Google.

Konsep itulah yang menjadikan kita berbeda dengan orang lain. Selamat mencoba menjadi seseorang yang selalu bekerja keras, di berbagai bidang. Namun jangan pernah lupa, doa, dan ibadah ya. Kesuksesan dunia tak lengkap jika tak diimbangi dengan kesuksesaan akhirat.

Mudah sekali ya saya menyebut kerja keras, padahal bagi yang akan dan sedang menjalaninya, sulit bahkan sampai berdarah-darah. Biarlah, ‘kan kata pepatah mainstream juga, usaha tak akan pernah mengkhianati hasil. Eh, atau hasil tak pernah mengkhianati usaha ya?

Sekian, semoga tulisan ini bermanfaat.

Adi Permana

10 Comments

  1. udah mulai enak baca nya meski awal-awalmah menulis agak monoton dulu ya, sekarang2 mah makin enak dan ngalir dibaca dan penasaran besok2 nulis apa lagi ya,,ditunggu ya semagaaat terusss

    1. Iya mbaak, perjalanan masih teramat panjang. Yang beratnya adalah istiqomah. Baru masuk gerbang dunia blogging: terkesima dengan para blogger senior yang keren-keren.

    1. Saya empat kali bu dapat pemberitahuan itu dari Google Adsense. Cuman jangan menyerah teh, mudah-mudahan bisa sukses diterima.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *